Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Business Person of The Year | Tren Korean Style Makin Populer, Ini Lho Produk yang Bikin Bisnis Online Untung Besar | Selain Sambal Matah, Sambal Embe Khas Bali Tak Kalah Juara Lezatnya | Ikan Goreng Sanur, Adakah yang Enak di Jakarta? | 5 Pilihan Lauk Khas Bali yang Enak Ini Bisa Dijumpai di Jakarta | Bali in a Bowl, Lezatnya Kuliner Bali Dalam Mangkuk Kini Hadir di Jakarta | Sempurnakan Waktu Bersantai dengan Lezatnya Roti Kukus Srikaya Dapur Shahnaz | Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-obatan dan APD ke Beberapa Wilayah | Rindu Nikmatnya Choipan? Tak Perlu ke Pontianak Dulu, Ini yang Lezat di Jakarta | Terungkap, Asal Usul Boneka Beruang Livy Renata yang Sempat Ramai di Medsos | Kembalikan Selera Makan dengan Menyantap Lezatnya Cakalang Rica Pedas | 3 Menu Sego Sambel Khas Malang yang Lezatnya Memanjakan Lidah | April 2022, Ekspor Pertanian Tumbuh 15,89 Persen | Sedapnya Ragam Olahan Sapi di Malang, Cocok di-Pre Order buat Makan Siang | Starter Pack Rayakan Ultah Anak di Sidoarjo, Ragam Kuliner Ini Meriahkan Pestamu |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Tuai Hasil Transformasi, Kinerja BRI Group Cemerlang

Oleh : Rista Simbolon (Via Fajar.co.id ) | Diterbitkan 6 Hari yang lalu | Short link: https://lapontx.com/9790038

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Tuai Hasil Transformasi, Kinerja BRI Group Cemerlang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — BRI Group mampu mencatatkan kinerja cemerlang di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian. Kunci keberhasilan tersebut tak lepas dari transformasi digital dan culture yang dilakukan. Hal itu diungkapkan CEO BRI Group Sunarso dalam acara Halal Bi Halal BRI bersama Pemimpin Redaksi Media yang diselenggarakan di Jakarta (13/05).

Kemampuan BRI dalam menyeimbangkan transformasi dengan tetap fokus pada core business nya tercermin dari kinerja cemerlang yang dibukukan oleh perseroan. Dalam tiga bulan pertama tahun 2022 perseroan mampu mencatatkan laba bersih konsolidasian senilai Rp.12,22 triliun atau tumbuh sebesar 78,13 persen year on year. Sementara untuk asset, pada akhir Maret 2022 tercatat Aset BRI mencapai sebesar Rp.1.650,28 triliun atau tumbuh 8,99 persen yoy.

“Transformasi ini tak mudah, tetapi akan sukses kalau 4 hal dipenuhi. Pertama jelas ada proyek yang ditransformasi, kedua ada pemimpin yang menggerakkan, ketiga seluruh anggota teamnya buy in atau menghendaki dan keempat transformasi itu harus jadi sistem. Objek yang ditransformasi hanya 2, digital dan culture, digital basisnya IT, ada pabrik dan vendor. Culture harus dibangun, makanya dibutuhkan pemimpin yang jadi role model untuk perubahan culture yang fit di era digital,” imbuh Sunarso.

Dalam acara yang sama, Sekjen Forum Pemimpin Redaksi Titin Rosmasari mengapresiasi atas capaian kinerja BRI hingga akhir kuartal I 2022. “Tentu kami berharap agar segala pencapaian cemerlang BRI mampu memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.

BRI memiliki 9 perusahaan anak yang tergabung dalam BRI Group. Diantaranya Bank Raya (sebelumnya bernama BRI Agro), BRI Remittance, BRI Life, BRI Finance, BRI Ventures, BRI Danareksa Sekuritas, BRI Insurance, Pegadaian dan PNM (Permodalan Nasional Madani). Pegadaian dan PNM sendiri baru bergabung pada September 2021 lalu sebagai upaya untuk membentuk sinergi ekosistem ultra mikro.

”Bergabungnya Pegadaian, PNM, dan lain-lain termasuk untuk kita memulai gerakan kontribusi perusahaan anak, ini juga transformasi sebenarnya. Jadi jangan menyangka kita transformasi dulu, kemudian ngambil Pegadaian ataupun PNM terus kita transform. Jadi itu memang dalam kerangka, dalam koridor strategi kita untuk bertransformasi. Untuk apa? Untuk lebih fokus kepada UMKM,” imbuh Sunarso.

Saat ini BRI sendiri sedang dalam tahap menyempurnakan fondasi ekosistem ultra mikro. Hingga akhir Kuartal I 2022 BRI, Pegadaian dan PNM tercatat berhasil menyatukan kantor co-location Senyum di 404 kantor di seluruh Indonesia. Selain itu, juga terdapat lebih dari 63 ribu pemasar ultra mikro dan mikro yang terdiri dari Mantri BRI, AO PNM dan pemasar Pegadaian.

Kemampuan BRI dalam menyeimbangkan transformasi dengan tetap fokus pada core business nya tercermin dari kinerja cemerlang yang dibukukan oleh perseroan. Dalam tiga bulan pertama tahun 2022 perseroan mampu mencatatkan laba bersih konsolidasian senilai Rp.12,22 triliun atau tumbuh sebesar 78,13 persen year on year. Sementara untuk asset, pada akhir Maret 2022 tercatat Aset BRI mencapai sebesar Rp.1.650,28 triliun atau tumbuh 8,99 persen yoy.

Sunarso pun menyiratkan optimisme kinerja BRI ke depan di tengah kondisi ekonomi yang masih diselimuti ketidakpastian. “Saya cukup yakin bahwa BRI akan semakin baik di 2022 dibandingkan tahun 2021, namun tetap antisipatif dengan kemungkinan terburuk dari kondisi perekonomian global,” imbuhnya.

BRI pun telah menyiapkan empat strategi utama untuk meneruskan capaian positif hingga akhir tahun 2022. Pertama, Selective Growth, dimana BRI akan berfokus pada sektor-sektor yang memiliki potensi tinggi, dengan eksposur minimum terhadap gejolak eksternal, yaitu: sektor Pertanian, Industri bahan kimia, serta makanan dan minuman. Selain itu BRI akan meneruskan strategi business follow stimulus dengan memfokuskan pertumbuhan berdasarkan stimulus pemerintah untuk membantu penguatan pertumbuhan ekonomi domestik.

Selanjutnya BRI akan fokus pada kualitas, selektif dalam menentukan kelayakan nasabah restrukturisasi dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi bisnis nasabah, serta menerapkan soft landing strategy dengan terus membentuk cadangan yang cukup untuk mengantisipasi terjadinya pemburukan kualitas kredit nasabah restrukturisasi.

Untuk menjaga profitabilitas, BRI akan fokus pada pinjaman dengan High Yield tinggi. yaitu segmen mikro dan consumer loan serta meningkatkan efisiensi melalui peningkatan dana murah (CASA). Dalam menghadapi tren kenaikan suku bunga, BRI terus meningkatkan CASA secara gradual dari 63% pada Kuartal I 2021, menjadi 66% pada Kuartal I 2022, diantaranya melalui: wholesale transaction, penetrasi digital saving BRI, dan hyperlocal ecosystem pada segmen mikro.

“Dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang baik, BRI Group akan terus bekerja di area UMKM utamanya mikro dan kemudian dengan cara-cara yang efisen, dan value yang di create harus kembali ke mikro dan itu akan menjadi putaran bola salju yang makin besar sehingga makin besar value creation-nya,” pungkas Sunarso. (jpnn/fajar)



                                Wah, Bisnis di Singapura Mulai Terima Pembayaranan dengan Kripto

Wah, Bisnis di Singapura Mulai Terima Pembayaranan dengan Kripto


Sumutkota.com IDN Times ... Read More →


                                Sri Mulyani: Pertamina Rugi Rp191 Triliun, PLN Rugi Rp71 Triliun

Sri Mulyani: Pertamina Rugi Rp191 Triliun, PLN Rugi Rp71 Triliun


Sumutkota.com IDN Times ... Read More →

Artikel Lainnya








                            Ini Keputusan FIBA untuk Rusia dan Belarus

Ini Keputusan FIBA untuk Rusia dan Belarus


Sumutkota.com ... Read More →








Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online

Latest Update

  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Kiblat Bola
  • Jadwal Bola Siaran Langsung
  • Jadwal Liga Italia
  • Jadwal Liga Inggris
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Bundesliga Jerman
  • Jadwal Liga Champions Eropa UEFA
  • Piala FA

  • Cinta









    
                            12 Foto Pertemanan Srimulat, Banyak Kenangan Manis

    12 Foto Pertemanan Srimulat, Banyak Kenangan Manis


    Sumutkota.com ... Read More →




    
                            5 Manfaat Menjalani Long Distance Marriage

    5 Manfaat Menjalani Long Distance Marriage


    Sumutkota.com ... Read More →




    Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN Contack Me Zodiak
    © 2017 - 2022 lapontx.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status




    Page loads : seconds